Showing posts with label Wireless. Show all posts
Showing posts with label Wireless. Show all posts
Thursday, May 31

10 Tips untuk Meningkatkan Performa Jaringan Wireless


Sinyal wi-fi lemah ??? kemungkinan yang bisa terjadi adalah koneksi yang anda dapatkan tidak sebaik yang seharusnya, atau lebih buruk lagi anda bisa kehilangan koneksi dengan jaringan wireless di tempat - tempat tertentu. Jika itu masalah anda, di sini ada beberapa tips untuk meningkatkan kecepatan dan performa jaringan wireless di kantor atau tempat anda berada, juga tips untuk memperluas jangkauan sinyal wireless anda.

1. Posisikan Router, Modem, dan Access point di satu titik terpusat (di tengah ruangan)
Bila mungkin tempatkan Router, Modem (modem DSL atau kabel dengan router built-in nirkabel), atau  Wireless Access Point  (WAP) pada satu titik pusat atau di tengah rumah/gedung anda, karena jika letak access point terhalang oleh dinding, maka tentu akan mengurangi kekuatan sinyal wireless anda. Jika Access point berada pada lantai pertama sedangkan client (PC / Laptop) yang mengakses jaringan wireless berada pada lantai kedua, maka tempatkan access point pada tempat yang tinggi di laintai pertama tersebut. Jika tips pertama ini sulit anda terpakan, jangan khawatir karena masih banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan performa jaringan wireless anda.

Berikut adalah penempatan access point yang buruk :

Sebaiknya anda tempatkan access point seperti berikut :


2. Jangan letakkan access point di lantai dan jauhkan access point dari benda – benda logam
Benda logam, dinding, dan lantai akan mengganggu sinyal router wireless anda. Semakin dekat wireless router atau access point anda dengan penghalang ini, maka semakin parah pula gangguannya, dan juga koneksi anda lebih lemah.

3. Ganti antena router Anda
Antena bawaan vendor (pabrik) yang disertakan dengan router atau access ponit didesain untuk menjadi Omnidirectional, yang berarti bahwa sinyal wireless yan ada disiarkan ke segala arah di sekitar access point. Jika access point anda dekat dengan dinding, setengah dari sinyal nirkabel akan dikirim di luar ruangan anda, dan banyak kekuatan access point anda akan sia-sia. Sebagian besar access point tidak mengizinkan anda untuk meningkatkan daya atau output power, tetapi anda bisa memanfaatkan daya power yang ada lebih baik lagi. Jika antena access point anda dapat dilepas, anda dapat meng-upgrade antena bawaan tersebut dengan “antena high gain” yang memfokuskan sinyal wireless hanya pada satu arah. Anda bahkan dapat mengarahkan sinyal ke arah yang paling membutuhkannya.





4. Tambahkan wireless repeater
Wireless repeater memperluas jangkauan jaringan wireless anda tanpa anda harus menggunakan kabel. Anda hanya perlu menempatkan wireless adapter di pertengahan antara wireless router, modem router, atau access point anda dan komputer Anda, dengan begitu anda dapat memperkuat serta memperluas sinyal nirkabel Anda.

5. Ubah dan sesuaikanlah channel wireless anda
Wireless router / access point dapat membroadcast dengan channel yang berbeda-beda, mirip dengan cara stasiun radio menggunakan saluran yang berbeda. Sebelumnya analisa terlebih dahulu chanel – chanel yang telah terpakai di sekitar tempat anda, lalu ubahlah channel wireless anda melalui halaman konfigurasi router / access point anda untuk meningkatkan performa wireless router anda. Anda tidak perlu mengubah konfigurasi komputer anda, karena komputer anda secara otomatis dapat mendeteksi channel baru. Untuk analisa channel lebih lengkap anda bisa merujuk kesini.

6. Kurangi wireless interference
Teknologi nirkabel yang paling umum saat ini masih menggunakan 802.11g (meskipun sudah bermuncuan device yang menggunakan standar 802.11n, namun masih jarang yang murni memanfaatkan standar 802.11n, kebanyakan masih menggunakan mode b/g/n mixed, lebih detail tentang standar IEEE 802.11 disini) beroperasi pada frekuensi 2,4 gigahertz (GHz). Banyak telepon tanpa kabel, oven microwave, monitor bayi, pembuka pintu garasi, dan perangkat wireless elektronik lainnya juga menggunakan frekuensi ini. Jika Anda menggunakan perangkat wireless di rumah anda, komputer anda mungkin tidak dapat "menangkap" sinyal router anda yang terhalang oleh noise yang datang dari perangkat-perangkat tadi.

7. Update firmware atau driver adapter network / wireless router Anda
Produsen router secara berkala melakukan perbaikan terhadap perangkat router atau access point mereka. Biasanya, perbaikan ini untuk meningkatkan kinerja perangkat tersebut. Untuk mendapatkan update firmware terbaru untuk router anda, kunjungi situs web produsen router / access point anda. Demikian pula pada sisi client, vendor adapter jaringan juga  memperbarui perangkat lunak Windows yang digunakan untuk berkomunikasi dengan network adapter, yang dikenal sebagai driver. Pembaruan ini biasanya meningkatkan kinerja dan kehandalan. Untuk mendapatkan driver update, ikuti petunjuk di bawah ini untuk tiap - tiap sistem operasi windows anda :
* Windows 7
* Windows Vista
* Windows XP
Silahkan kunjungi Microsoft Update, klik Custom, dan kemudian tunggu hingga Windows XP mencari update terbaru untuk driver komputer Anda. Kemudian instal setiap update yang berkaitan dengan wireless adaptor.

8. Jika mungkin, gunakan setiap perangkat wireless dari satu vendor
Meskipun Linksys router dapat bekerja dengan baik dengan adapter jaringan D-Link, namun anda akan mendapatkan kinerja yang lebih baik lagi jika anda menggunakan router dan network adapter dari vendor yang sama. Beberapa vendor menawarkan peningkatan kinerja hingga dua kali kinerja ketika memilih perangkat keras mereka. Sebagai contoh,  Linksys memiliki teknologi SpeedBooster untuk perangkat wireless-G nya, dan D-Link memiliki tambahan 108G untuk perangkat wireless-G nya.
Jika kecepatan koneksi adalah prioritas untuk Anda, pertimbangkan untuk meng-upgrade teknologi wireless anda, sebagaimana tips berikutnya ini.

9. Upgrade device 802.11a, 802.11b, and 802.11g menjadi 802.11n
Kendati wireless-G (802.11g) saat ini menjadi standar yang paling umum digunakan pada jaringan wireless, wireless-N (802.11n) setidaknya dua kali lebih cepat dan memiliki jangkauan yang lebih baik dan stabil. Wireless-N adalah adalah standar wireless yang kompatibel dengan 802.11a, 802.11b, dan 802.11g, sehingga anda masih dapat menggunakan peralatan nirkabel yang anda memiliki-meskipun anda tidak akan melihat banyak peningkatan dalam kinerja sampai Anda meng-upgrade wireless adapter pada komputer anda.
Jika anda menggunakan wireless-B atau wireless-G dan Anda tidak puas dengan kecepatan dan kinerja jaringan anda, anda bisa mertimbangkan untuk mengganti router dan adapter jaringan dengan perangkat yang menggunakan standar wireless-N. Jika Anda membeli peralatan baru, sangat direkomendasikan untuk memilih perangkat dengan stndar wireless-N.
Berikut adalah cara yang bisa anda gunakan untuk mengetahui teknologi wireless adapter yang terpasang pada perangkat anda :
* Windows 7
- Klik Start, kemudian klik Device dan Printers.
- Klik kanan pada ikon dari komputer Anda, kemudian klik Properties.
- Klik tab Hardware. Scroll sampai Anda melihat kartu nirkabel atau adaptor. Di bawahnya, anda akan melihat 802.11n, 802.11g atau 802.11b.
* Windows Vista
- Klik Start, klik Network and Internet, kemudian klik Network and Sharing Center.
- Di sebelah kiri, di bawah Tasks, klik Manage Network Connections.
- Klik dua kali Wireless Network Connection, kemudian klik Details. Di bawah deskripsi, Anda akan melihat 802.11n, 802.11g atau 802.11b.
* Windows XP
Di lapangan jaringan Wireless tidak pernah mencapai batas bandwidth teoritis. Dalam kenyatannya jaringan Wireless-B biasanya 2-5Mbps. jaringan Wireless-G kisaran 13-23 Mbps. Sedangkan peralatan Wireless-N adalah sekitar 50 Mbps.

10. Tingkatkan kemanan jaringan wireless anda.
Keamanan jaringan juga merupaka langkah untuk mengoptimalkan performa wireless, karena tanpa security yang bagus pada jaringan wireless, sebaik apapun manajemen jaringan, jika keamanannya di hack atau dibobol, maka semuanya tidak akan berarti. Tips pertama untuk kemanan wireless, gantilah username dan pasword default dari vendor, kemudian untuk keamanan autentikasi gunakanlah WPA, karena WEP saat ini sudah sangat rawan untuk dibobol.

Demikian tips – tips untuk menigkatkan kinerja jaringan wireless anda, semoga bermanfaat.


Sumber Referensi
Read more...
10 comments
Saturday, May 26

Konfigurasi AP TL-MR3420 / MR3220 sebagai WDS / Bridge / Repeater



Setelah instalasi dan manajemen wireless dengan TL-MR3420/3220, sekarang penulis ingin berbagi tentang mengkonfigurasi  Access Point TP-Link MR3420 sebagai WDS (Wireless Distribution System) atau Access Point yang difungsikan untuk memperluas jaringan wireless pada area yang tidak tercakup oleh access point yang telah ada.



Sebagai contoh pada gambar di atas, mungkin kita masih bisa menjangkau client 1, namun client 2 yang seharusnya mendapat akses tidak mendapatkannya karena wilayahnya tidak tercakup oleh sinyal  acceess point yang ada, oleh karenanya kita gunakan access point satu lagi yang difungsikan sebagai WDS untuk memperluas jangkauan sinyal wireless yang sudah ada.



Access Point (AP as WDS) yang berfungsi sebagai WDS hanya bertindak sebagai access point untuk memperluas area sinyal wireless saja, dan tidak difungsikan sebagai router, karena semua konfigurasinya akan diarahkan untuk mengikuti access point yang menjadi induk (AP Router), jadi AP as WDS berfungsi sebagaimana Switch atau Hub pada LAN. AP Router dan AP as WDS terhubung secara point to point untuk dapat saling terhubung.
Sebagaimana gambar diatas kita dapat menambahkan lagi satu access point sebagai WDS pada area yang masih terjangkau oleh sinyal wireless meski lemah dan tidak perlu menggunakan kabel tambahan, namun jika kita ingin menempatkan access point pada area yang sudah tidak terjangkau sinyal wireless sama sekali, anda bisa menggunakan kable UTP rj45 untuk menghubungkan antar kedua access point.



Dan tutorial kali ini akan membahas konfigurasi pada access point yang digunakan sebagai WDS (AP as WDS) untuk memperluas jaringan wireless yang telah ada. Fungsi WDS ini juga biasa disebut dengan mode bridge karena hanya berfungsi sebagai jembatan bagi komputer client untuk menghubungkan ke AP Router saja, atau juga bisa disebut dengan repeater.
Langkah awal silahkan masuk ke admin page TL-MR3420/3220 dari browser kesayangan anda,  secara default / settingan bawaan vendor berada di alamat 192.168.1.1 dengan username dan pasword “admin” tanpa tanda petik. Kemudian pilih tab wireless dan pilih menu wireless setting.



Kemudian isikan SSID dan pilih negara anda berada. Untuk chanel sebaiknya antara AP Router dengan AP as Router dibedakan untuk menghindari interferensi. Untuk mode sebaiknya pilih b/g/n mixed untuk kompabilitas dengan semua device, pada contoh ini saya gunakan mode n-only karena akan di jadikan sebagai percobaan. Untuk mengaktifkan fungsi WDS silahkan centang “enable WDS bridging”. Lalu klik tombol “survey” untuk mencari dan menghubungkan dengan jaringan AP Router, akan mucul jaringan wireless yang dapat tercapture oleh access point (AP as WDS), pilih “connet” pada jaringan wireless (AP Router) yang ingin anda jadikan sebagai induk/router, pada contoh ini adalah N-Doank.



Setelah ter-connect, maka SSID dan BSSID akan otomatis terisi, sebenarnya anda bisa mengisinya secara manual SSID dan BSSID-nya, namun jarang admin yang hafal dengan BSSID, jadi lebih mudah menggunakan fitur “survey”. Langkah selanjutnya adalah memasukkan password autentikasi pada AP Router jika AP Router diproteksi, silahkan pilih tipe key dan passwordnya (password yang digunakan untuk mengakses AP Router), pada contoh ini AP Router menggunakan key type WPA2-PSK dengan password “09876543”.



Dan selanjutnya adalah men-disable fungsi DHCP, karena konfigurasi DHCP sudah handle oleh AP Router. Silahkan ke tab DHCP dan pilih SHCP setting, lalu disable dan save.



Dan jika anda menginginkan untuk memproteksi akses ke AP as WDS, silahkan konfigurasi key type dan password-nya pada tab wireless – wireless security.


Step terakhir, silahkan restart access point anda untuk mengaktifkan perubahan konfigurasinya. WDS-pun sudah matang dan area jangkauan wireless anda-pun bertambah luas. Selamat menikamti :)

Read more...
97 comments
Monday, May 21

Manajemen Jaringan Wireless dengan AP TL-MR3420 / TL-MR3220



Melanjutkan tutorial Set up Jaringan Hotspot pada Access  Point TL-MR3420 / TL-MR3220, setelah jaringan wireless telah siap yang perlu diperhatikan adalah manajemen jaringan untuk memaksimalkan sumber daya yang ada agar lebih optimal serta mengamankan komputer dari intruder.  Berikut adalah fitur-fitur security serta manajemen yang ada pada Access Point TL-MR3420 / TL-MR3220.
Hal pertama yang harus dlakukan adalah mengganti username dan password default dari vendor, jika username tetap dibiarkan default seorang hacker tidak memerlukan upaya lebih untuk membobol jaringan anda, karena yang pertama kali dicoba tentu pasword default dari vendor, karena hal ini masih sering diabaikan oleh mereka yang kurang memahami keamanan komputer. Untuk mengubahnya klik tab system tools, lalu pilih password dan masukkan pasowrd lama dan baru yang diinginkan.


Setelah di save, maka username dan password yang berlaku adalah pasword yang baru saja anda masukkan.



Selanjutnya adalah bagian manjemen salah satunya adalah fungsi DHCP yang memudahkan admin untuk mengkonfigurasi client karena tidak perlu mengkonfigurasi setiap komputer yang ingin terhubung, dan juga akan menjadi konfigurasi default pada komputer client. Diantara pengaturannya adalah range ip-address yang akan diberikan pada client, dalam contoh 101 sampai 150 karena jumlah user yang diijinkan sekitar 50, silahkan sesuaikan dengan kebutuhan anda. Dan jangan lupa untuk meng-enable.



Selanjutnya adalah manajemen bandwith, yang pertama yaitu manajemen bandwith yang diijinkan untuk dipakai dari keseluruhan bandwith pada jaringan WAN, jika jaringan WAN anda melayani lebih dari satu jaringan maka fitur ini sangat berguna untuk memberikan porsi yang pas pada setiap jaringan dibawahnya. Anda bisa mengontrol bandwith dari tab Bandwith Control dan pilih Control Setting. Isikan ingress dan egress pada jaringan anda dari jaringan WAN. Ingress adalah sebutan lain dari download, sedangakan egress sama dengan upload. Sebagai contoh diasumsikan total bandwith pada jaringan WAN (DSL) adalah 4MB, karena terdapat jaringan lain makan jaringan wireless ini dijatah bandwith sebesar 2MB saja, dan 2MB sisanya dialokasikan untuk jaringan yang lain.



Manajemen bandwith selanjutnya adalah manajemen untuk client, sebagai contoh diasumsikan pada sebuah perusahaan terdapat 50 komputer, 4 komputer diantaranya adalah komputer pada ruang direktur dan manajer (192.168.1.101 - 192.168.1.104), dan sisanya milik karyawan (192.168.1.105 - 192.168.1.150). Untuk direktur dan manajer dijatah bandwith lebih besar dan sisanya untuk karyawan. Untuk mengaturnya silahkan menuju menu Rules List.






Yang tidak kalah penting sebelum mengaktifkan fitur statistics dan system log yang digunakan untuk memantau jaringan adalah konfigurasi tanggal dan waktu



Untuk mengetahui kinerja dan aktifitas dari access point bisa dilihat di menu System Log, selain bisa melihatnya dari admin page anda juga bisa mengirimkan log pada jangka waktu tertentu ke email anda untuk mengeahui aktifitas access point dari jarak jauh dari menu mail setting.




Selain pada menu system log, anda juga bisa melihat statistik pada jaringan wireless dengan meng-enable menu Statistics.



Untuk berjaga-jaga jika system crash, agar tidak mengkonfigurasi dari awal lagi anda bisa membackup konfigurasi setiap ada perubahan konfigurasi, jika suatu saat terjadi masalah anda hanya perlu me-restore file backup tersebut..



Dan yang terakhir jika suatu saat anda ingin mengembalikan konfigurasi seperti saat awal dibeli, anda hanya perlu me-restore dari menu Factory Defaults selain tombol reset dibalik AP.



Selain dari semua ini masih banyak fitur dari AP TL-MR3420 / TL-MR3220 yang bisa anda eksplor. Selamat bereksplorasi :)



Read more...
12 comments
Sunday, May 20

Set up Jaringan Hotspot pada Access Point TL-MR3420 / TL-MR3220



Jaringan yang bersifat mobile saat ini sangat digemari karena berbagai kemudahan dan kenyamanan yang diberikan. Salah satu jenis jaringan mobile tersebut adalah fasilitas internet hotspot area ataupun wi-fi yang saat ini mudah kita jumpai di cafe-cafe atau tempat publik di perkotaan, bahkan di rumah-rumah juga sudah mulai banyak yang menggunakannya untuk berbagi akses internet.
Salah satu kemudahan yang diberikan jaringan wi-fi ini salah satunya adalah kemudahan dalam set-up jaringan yang hanya membutuhkan waktu singkat, bahkan bagi yang sudah biasa mungkin hanya membutuhkan waktu 1 menit saja untuk membangun jaringan wi-fi. Dan tutorial kali ini akan memberikan step-by-step untuk membangun jaringan hotspot dengan menggunakan access point TP-Link TL-MR3420 atau TL-MR3220. Pada dasarnya step-by-step untuk membangun jaringan hotspot pada setiap vendor access point hampir sama, yang membedakan hanyalah tampilan interface nya.  Sekedar info saja, TL-MR3420 dan 3220 ini adalah access point yang lumayan murah namun dengan fitur yang lengkap, namun ada sedikit kelemahan yang diantaranya adalah mudah panas.

Berikut adalah step-by-step untuk set-up jaringan hotspot dengan AP TL-MR3420/3220 :
Sebelum menuju ke set-up sebaiknya rencanakan dahulu topologi jaringannya untuk semakin memudahkan nantinya dalam dokumentasi dan set-up jaringan. Dan pada contoh ini saya menggunakan topologi dengan koneksi WAN (Speedy) sebagai suplai internet utama dan 3G (Telkomsel Flash) sebagai cadangan :



Untuk menset-up, bisa menggunakan kabel UTP RJ45 ataupun juga bisa menggunakan wireless, jika menggunakan wireles untuk set-up anda diharuskan untuk menuliskan 9 angka PIN yang ada dibalik access point.



Dan juga nama jaringan yang akan anda set



Jika menggunakan kabel step ini tidak diperlukan lagi.
Selanjutnya adalah mengetikan ip-address default dari device pada address bar di browser kesayangan anda yaitu 192.168.1.1, lalu akan muncul pop-up untuk login, isi username dan pasword dengan admin. Sekarang saatnya untuk memulai set-up jaringan dengan menggunakan menu “quick setup”.



Next, pilih koneksi internet yang akan anda gunakan apakah WAN, 3G atau keduanya, pada contoh ini menggunakan WAN preferred.



Next,



Kemudian pilih metode koneksi untuk WAN, Auto detect atau dynamic IP jika jaringan wan anda terdapat layanan DHCP, PPoE  jika anda tahu akun ISP anda, dan static jika anda ingin menentukan sendiri ip addreess atau tidak ada layanan DHCP. Pada contoh ini menggunakan static. Next.



Isikan ip address untuk access point, default gateway dan parameter lainnya pada jaringan WAN anda, pada contoh ini ip address WAN adalah 10.0.0.2, sebagai rujukan anda bisa melihat pada toplogi jaringan di atas. Next.



Isikan konfigurasi untu kmodem 3G. Next



Ini adalah konfigurasi untuk jaringan wireless mulai dari nama jaringan, mode access point (b/g/n/mix), autentikasi keamanan jaringan dengan Pasword dan pemilihan chanell untuk jaringan wireless yang bisa anda lihat di sini, untuk menghindari interferensi dengan sinyal wireless yang lain.
Next, restart untuk melakukan perubahan.




\
Set-up jaringan wireless-pun selesai dan kini anda bisa menggunakannya untuk mengakses internet. Konfigurasi diatas hanya;ah konfigurasi sederhana untuk mengkoneksikan jaringan wireless dengan internet, namun belum ada manajemen jaringan wireless, untuk manajemen jaringan wireless dengan AP TL-MR3420/3220 bisa anda lihat disini.
Read more...
0 comments
 
appsTrack © 2011 SpicyTricks & ThemePacific.